Beautiful Indonesia

Collected and Presented by University of Muhammadiyah Malang

you are here: Home » تجوّل المناطق: بابوا » Photo » Ritual Kematian
Photo: Ritual Kematian
بابوا
Ritual Kematian

Ritual Kematian

[2016-11-30 23:44:40, view 387]

  Pada upacara pembakaran jenazah, tubuh orang yang meninggal dihias dan didudukkan diatas suatu singgasana ( bea). Upacara ini dilakukan disuatu lapangan dipusat perkampungan. Para kerabat dan orang-orang yang datang untuk melayat akan duduk mengelilingi bea dan menangis sekeras-kerasnya. Tubuh para wanita dilumuri dengan lumpur putih tanda berkabung dengan nyanyian-nyanyian kematian dan ratapan.

            Dan pada siang harinya beberapa orang dukun melakukan upacara memotong satu ruas jari dari tiap anggota keluarga inti orang yang meninggal dengan menggunakan kapak batu tetapi ada juga yang menggunakan bambu. Biasanya jari-jari yang dipotong, bukan hanya sekali saja, tetapi tergantung berapa banyak kerabat terdekat yang meninggal. Dan apabila jari-jari mereka telah dipotong habis, mereka akan memotong lagi sebagian dari telinga mereka.
            Setelah itu, mereka akan melakukan upacara pembakaran jenazah dan para kerabat orang yang meninggal membakar daging babi di dalam lubang-lubang yang mereka gali di dalam tanah dan sebagian akan disajikan untuk ruh ( ame), orang yang meninggal.   Sore harinya daging yang telah masak itu dimakan bersama dan menjelang senja semua perhiasan yang dikenakan pada jenazah diambil dan tubuh jenazah itu digosok dengan minyak babi. Setelah itu dimulai pembakaran jenazah, yang diiringi dengan jerit tangis orang-orang yang datang melayat.
            Selain pembakaran jenazah ada pula upacara pemotongan jari kepada perwakilan keluarga, pemotongan jari ini udah menjadi tradisi orang papua termasuk suku dani.