Beautiful Indonesia

Collected and Presented by University of Muhammadiyah Malang

you are here: Home » Explore the Regions: Jakarta » Photo » Coko/Panjat Pinang
Photo: Coko/Panjat Pinang
Jakarta
Coko/Panjat Pinang

Coko/Panjat Pinang

[2016-11-15 22:43:14, view 1031]

Coko atau panjat pinang merupakan suatu permainan dimana para pemain berlomba-lomba untuk mencapai puncak pohon pinang yang licin untuk mengambil berbagai hadiah yang tergantung disana.  Permainan panjat pinang merupakan permaianan rakyat yang kerap mengundang sorak sorai penonton  ketika menyaksikan para pemain yang kerap tergelincir untuk bisa mencapai puncak pohon pinang dan ketika  dan ketika para pemain berhasil mencapai puncak pohon pinang maka akan terdengar bunyi petasan.

Sejarah Permainan Coko/ Panjat Pinang di Betawi

Permainan coko atau yang lebih dikenal panjat pinang pada awalnya berkembang di daerah Jakarta Selatan seperti di wilayah Cilandak, Pasar Minggu, dan Kebayoran Lama. Coko merupakan istilah yang datang dari ungkapan sehari-hari orang-orang yang berada di daerah Kebayoran Lama yang memiliki pengertian "perebutan" atau main rebutan. Pada waktu itu, permainan coko sering dimainkan bila ada hajatan seperti acara perkawinan.

Dalam permainan coko tidak mengenal batasan  usia maupun gender. Siapapun bisa memainkan permainan coko atau panjat pinang. Permainan coko/panjat pinang pada masa pendudukan Jepang sempat menghilang. Namun, pada masa sekarang permainan ini menjadi permainan yang indetik dengan peringatan HUT RI di tiap tanggal 17 Agustus. Dalam permainan coko atau panjat pinang terkandung nilai-nilai yang menanamkan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Pola Permainan Coko/Panjat Pinang

Permainan ini dilakukan di tanah lapang, dengan pohon pinang yang sudah dilumuri minyak agar licin. Di atas pohon terdapat lingkaran yang sengaja dibuat untuk menggantungkan hadiah. Dalam permainan ini, setiap pemain harus berlomba untuk naik ke puncak pohon pinang dan mengambil hadiah  berupa macam-macam barang seperti kelontong, sepeda dan yang lainnya.  Untuk mengurangi licin pada  batang pohon pinang biasanya para pemain akan  menggunakan abu gosok atau tali. Permainan panjat pinang ini bisa berlangsung lama dan apabila  hadiah-hadiahnya yang tergantung disana sudah hampir habis maka satu pemain hanya berhak mengambil satu hadiah