Beautiful Indonesia

Collected and Presented by University of Muhammadiyah Malang

you are here: Home » Explore the Regions: Lampung » Photo » Abung Siwo Mego
Photo: Abung Siwo Mego
Lampung
Abung Siwo Mego

Abung Siwo Mego

[2016-11-28 17:52:22, view 1228]

Penduduk asli Lampung di Lampung Tengah di angkat dari adat kemargaan “Abung Siwo Mego” dan “Pubian Telu Suku”, yaitu kebuaian atau jurai yang berasal dari 9 (sebilan) keturunan. Kesembilan jurai (bahasa daerah= jurai siwo) itu terdiri dari Anak Tuha, Nuban, Nunyai, Unyi, Subing, Kunang, Selagai, Nyerupa dan Beliuk. Sembilan kebuaian penduduk asli ini, di lingkungan setempat masing-masing mendiami sejumlah tempat di Kabupaten Lampung Tengah. Hal itu dengan ditandai adanya perkampungan masyarakat pribumi, bahasa daerah sehari-hari yang dipergunakan serta budaya daerah penduduk suku asli yang turun temurun bermukim di sini. 
Dalam Kitab “Kuntara Raja Niti”, yakni kitab (book) adat istiadat orang Lampung yang hingga kini masih dapat ditemukan dan di baca, baik dalam bentuk aksara asli Had Lappung maupun yang telah di tulis dalam aksara latin, walaupun isinya sudah banyak di pengaruhi agama Islam yang masuk dari Banten, dikatakan sebagai berikut:
Siji turunan Batin tilu suku tuha lagi lewek djak Pagaruyung Menangkabau pina turun satu putrid kajangan, dikawinkan jama Kun Tunggal, ja ngada Ruh Tunggal ja ngakon tunggal ja ngadakan umpu sai tungau umpu sai tungau ngadakan umpu serunting umpu sai runting pendah disekala berak ja budiri ratu pumanggilan, Ratu pumanggilan (umpu si Runting nganak lima muari;
1. Sai tuha Indor Gadjah turun abung siwa miga,
2. Si Belunguh turunan peminggir,
3. Si Pa’lang nurunkan pubijan tilu suku, 
4. Si Pandan ilang,
5. Si Sangkan wat di suka ham.