Beautiful Indonesia

Collected and Presented by Universitas Muhammadiyah Malang

you are here: Home » Jelajah Daerah: Jakarta » Foto » Gasing
Foto: Gasing
Jakarta
Gasing

Gasing

[2016-11-15 22:47:10, view 2228]

Tidak ada anak-anak yang tidak mengenal permainan ini. Gasing  adalah salah satu jenis permainan tradisional anak Betawi yang menggunakan alat yang bisa berputar pada  porosnya. Pada umumnya alat yang digunakan dalam permainan  gasing ini terbuat dari kayu, namun ada juga yang dibuat dari plastik atau bahan lainnya. Tali gasing sendiri dibuat dari nilon, namun untuk tali gasing tradisional umumnya dibuat dari kulit pohon. Permainan ini dimainkan di tanah lapang dengan lingkaran berdiameter 0.5-1 meter.

Sejarah Permainan Gasing

Gasing adalah permainan tertua di Indonesia karena permainan ini sudah dimainkan sejak sebelum Belanda menduduki Indonesia. Gasing sendiri di tiap daerah di Indonesia mempunyai nama yang berbeda-beda. Masyarakat Jakarta dan Jawa Barat menyebut permainan ini dengan sebutan gasing, panggal atau tangkalan. Sementara masyarakat Lampung menamainya pukang.

Jenis Permainan Gasing

Di Betawi dikenal  tiga jenis permainan gasing.

  • Gasing Ambilan

Setiap pemain memasang satu gasing dalam lingkaran. Setelah pengundian dalam permainan ini, peserta yang berhak bisa lebih dulu memukulkan gasingnya ke gasing lain ke lingkaran. Jika gasing yang menjadi target bisa keluar lingkaran, maka pemilik gasing tersebut akan menjadi pemukul.

  • Gasing Cocongan

Setiap peserta menaruh gasing pasangannya dalam lingkaran dan ia harus mengeluarkan gasing pasangannya itu.  Setiap pemain yang memasang akan dipukul secara cocog oleh pemukul, dan jika bisa mematahkan gasing lawan maka ia akan menjadi pemenang. Sementara pemain yang tidak bisa mengeluarkan atau paling belakangan mengeluarkan gasing pasangannya, maka ia dinyatakan kalah dan harus rela dicocog dari gasing pemain lainnya. Gasing yang tidak keluar atau paling akhir keluar lingkaran dinyatakan kalah.

  • Gasing Angonan

Dalam permainan gasing ini, gasing yang berputar dan berhenti di dekat garis lingkaran maka akan dianggap kalah. Maka para peserta lainnya boleh memukul gasing yang kalah tersebut secara bergiliran agar keluar lingkaran. Bagi pemain yang gasingnya kalah, ia harus berusaha memasukkan gasingnya ke dalam lingkaran dan jika ia berhasil maka permainan akan diulang.

Pola Permainan Gasing

Pada awalnya, gangsing dimainkan dengan cara melilitkan tali pada paku yang ada pada gasing. Kemudian tali gasing ditarik hingga membuat gasing berputar di arena yang sudah disiapkan. Tidak ada batasan waktu yang tetap untuk bermain gangsing tergantung kapan gasing tersebut akan berhenti berputar.

Organisasi Pemain Gasing

Permainan ini juga sudah mempunyai organisasi yang menaunginya, yaitu PERGASI (Persatuan Gasing Seluruh Indonesia), dan sudah ada pengurusnya di setiap propinsi. Tidak ada batasan umur dan jumlah peserta dalam permainan ini, bahkan semakin banyak yang bermain, semakin seru.