Beautiful Indonesia

Collected and Presented by Universitas Muhammadiyah Malang

you are here: Home » Jelajah Daerah: Kepulauan Riau » Foto » Kerajinan Tekat
Foto: Kerajinan Tekat
Kepulauan Riau
Kerajinan Tekat

Kerajinan Tekat

[2016-11-25 20:37:27, view 1130]

Sebagian orang yang tidak berasal dari Riau mungkin tidak tahu dengan kerajinan tangan bernama Tekat ini. Tekat adalah salah satu kerajinan tangan dari Riau yang sangat indah. Tekat merupakan kerajinan yang dimana ia merekatkan atau menyulam benang emas pada sebuah bidang kain yang lain yang telah diberi motiv. Benang ini dijahit dengan media pemidangan. Kerajinan ini cara membuatnya mirip dengan orang-orang yang menyulam. Berdasarkan sejarahnya, tidak diketahui secara pasti kapan Tekat ini mulai ada. Dalam membuat Tekat terdapat beberapa corak yang biasa digunakan. Corak-corak tersebut antara lain;

  • Corak Bunga. Dalam corak bunga, biasanya yang digunakan adalah bentuk bunga seperti bunga bakung, melati, kundur, bunga hutan, bunga dari cengkeh, setaman, bunga serangkai, berseluk, dan beberapa bunga yang lain.
  • Corak Kuntum. Kuntum juga sering digunakan sebagai motiv dalam Tetak. Beberapa corak kuntum yang biasa digunakan antara lain; kuntum kembar, kuntum serangkai, kuntum merekah, kuntum jeruju dan lain-lain.
  • Corak daun, buah dan akar-akaran.. Daun buah dan akar-akaran biasa digunakan untuk menghiasi motiv Tetak ini. Dengan berbagai macam bentuk daun, buah dan akar-akaran. Pada buah misalnya, bisa digunakan corak buah delima, anggur dan pisang-pisangan.
  • Corak Hewan. Selain tumbuhan, corak hewan juga sering digunakan dalam membuat motiv pada Tetak.
  • Corak alam. Corak alam yang digunakan pada Tetak meliputi gambar awan, gasing-gasing, dan wajit-wajit.Sebagian orang yang tidak berasal dari Riau mungkin tidak tahu dengan kerajinan tangan bernama Tekat ini. Tekat adalah salah satu kerajinan tangan dari Riau yang sangat indah. Tekat merupakan kerajinan yang dimana ia merekatkan atau menyulam benang emas pada sebuah bidang kain yang lain yang telah diberi motiv. Benang ini dijahit dengan media pemidangan. Kerajinan ini cara membuatnya mirip dengan orang-orang yang menyulam. Berdasarkan sejarahnya, tidak diketahui secara pasti kapan Tekat ini mulai ada.