Beautiful Indonesia

Collected and Presented by Universitas Muhammadiyah Malang

you are here: Home » Situs Kuno dan Purbakala » Video » Kertha Gosa
Video: Kertha Gosa
Situs Kuno dan Purbakala

Kertha Gosa

[2013-04-12 13:49:00, view 2112]

Kertha Gosa, sebuah bangunan bersejarah yang merupakan bagian dari peninggalan istana Kerajaan Klungkung. Selain pendopo Kertha Gosa, bangunan lain yang juga berada di kawasan istana seluas 1,5 hektar ini adalah Taman Gili, bangunan museum yang dikelilingi oleh air yang dihiasi oleh bunga teratai. Istana Klungkung sendiri dibangun oleh Raja Klungkung pertama, yaitu Ida I Dewa Agung Jambe, pada abad ke-17.

Zaman dahulu, sebelum masuknya kolonial Belanda ke tanah Bali, Kertha Gosa difungsikan sebagai tempat raja-raja Bali untuk membahas segala hal yang berkaitan dengan keamanan dan kesejahteraan rakyat. Namun sekitar tahun 1908, saat Belanda masuk ke Bali, Kertha Gosa berubah fungsi menjadi tempat pengadilan. Secara harfiah, Kertha Gosa yang berasal dari bahasa Sansekerta ini bisa diartikan sebagai tempat untuk membicarakan segala hal yang berkaitan dengan keamanan, ketentraman, kemakmuran, serta keadilan.

Di Lokasi ini terdapat museum dimana kita dapat melihat-lihat berbagai artefak serta benda-benda bersejarah lainnya yang merupakan peninggalan Kerajaan Klungkung. Ada meja berukir yang dilengkapi dengan enam buah kursi yang juga dihiasi ukiran. Meja dan kursi tersebut merupakan tempat bersidang para penegak hukum.

Setiap kursi mempunyai lambang tertentu yang menggambarkan jabatan para penegak hukum. Kursi yang bagian lengannya dihiasi dengan pahatan berbentuk singa merupakan tempat duduk raja yang sekaligus bertindak sebagai hakim ketua. Kursi yang memiliki pahatan berbentuk lembu adalah tempat duduk pendeta yang bertugas sebagai ahli hukum dan juga penasehat raja dalam mengambil setiap keputusan. Dan lengan kursi yang dihiasi dengan pahatan berbentuk naga merupakan tempat duduk bagi kanca atau panitera. Sementara pihak-pihak yang berperkara, baik pihak penggugat maupun pihak tergugat, duduk di lantai dalam posisi bersila dengan sikap yang santun.

Beberapa lukisan dan ukiran menghiasi langit-langit bangunan yang masing-masing menggambarkan kisah-kisah yang menarik. Salah satunya berkisah tentang hukuman yang diterima oleh manusia di alam baka sesuai dengan karma masing-masing, yang didasarkan pada perbuatannya di dunia. Serta masih banyak lagi cerita yang dikisahkan melalui lukisan dan ukiran yang karakter-karakternya berwujud wayang tersebut.

Obyek wisata Kertha Gosa terletak di jantung Kota Semarapura, yang merupakan ibu kota Kabupaten Klungkung, berjarak sekitar 40 kilometer di sebelah timur Kota Denpasar. Lokasi ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan bermotor, dan memakan waktu sekitar 45 menit melalui Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya]